Memudahkan Anda Menuju Baitullah

Ancaman Drone di Sekitar Makkah, Bagaimana Kondisi Jemaah Umrah Indonesia?

Kategori : Info Menarik, Umrah, Topik Hangat Seputar Umrah, Ditulis pada : 18 September 2026, 16:08:14

Ancaman Drone di Sekitar Makkah, Bagaimana Kondisi Jemaah Umrah Indonesia?

Berita makkah.png

 

Makkah — Keamanan di sekitar Kota Suci Makkah menjadi perhatian setelah Arab Saudi melaporkan adanya sebuah drone yang bergerak menuju wilayah Makkah pada Selasa, 15 September 2026.

Sahabat Al-Fauzi, Otoritas Arab Saudi menyatakan sistem pertahanan udara berhasil mencegat dan menghancurkan drone tersebut di sebelah selatan Makkah, sebelum memasuki wilayah udara terlarang Kota Suci. Pemerintah Saudi menyebut drone tersebut diluncurkan oleh kelompok Houthi dari Yaman.

Peristiwa tersebut kemudian memicu peningkatan kewaspadaan keamanan di sejumlah wilayah Arab Saudi, termasuk Makkah, Jeddah dan Taif. Namun, hingga 18 September 2026, belum ada laporan bahwa layanan ibadah umrah bagi jemaah Indonesia dihentikan.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyatakan layanan bagi jemaah Indonesia di Arab Saudi masih berjalan normal. Pemerintah juga terus melakukan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, KBRI Riyadh dan pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi.

Bagaimana Dampaknya terhadap Jemaah Umrah?

Untuk saat ini, dampak yang paling perlu diperhatikan jemaah bukan penghentian ibadah umrah, melainkan kemungkinan perubahan atau penyesuaian perjalanan apabila situasi keamanan berkembang.

Kemenhaj meminta jemaah yang masih berada di Indonesia untuk tidak langsung menuju bandara sebelum mendapatkan kepastian mengenai jadwal penerbangan dari PPIU atau travel masing-masing.

Jemaah juga diminta tidak mengambil keputusan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi dan terus mengikuti arahan resmi dari PPIU maupun pemerintah.

Sementara itu, Kemenhaj mencatat sekitar 18.165 jemaah umrah Indonesia dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi pada 21–29 September 2026. Sampai saat ini, Kemenhaj belum menerima laporan mengenai penundaan keberangkatan dari PPIU.

Jemaah Diminta Tetap Tenang

Situasi keamanan yang meningkat memang menjadi perhatian, tetapi adanya pencegatan drone tidak berarti aktivitas umrah di Makkah otomatis dihentikan.

Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) juga mengimbau calon jemaah dan jemaah umrah agar tidak panik serta tidak mengambil kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.

Pemerintah dan penyelenggara perjalanan terus memantau perkembangan keamanan dan penerbangan. Bagi jemaah yang sudah berada di Arab Saudi, koordinasi dengan PPIU dan perwakilan Indonesia menjadi penting apabila terjadi perubahan situasi.

Sahabat Al-Fauzi, Dengan kondisi hingga 18 September 2026, layanan umrah bagi jemaah Indonesia masih berjalan normal, namun tingkat kewaspadaan ditingkatkan. Jemaah disarankan tetap tenang, mengikuti arahan petugas, dan memastikan seluruh informasi perjalanan berasal dari sumber resmi.

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id