Langit Punya Penjaga Baru: Wing Drone Pintar Saudi Amankan Haji 2026 Secara Real Time

Al Fauzi News | Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi baru saja meluncurkan teknologi canggih bernama Wing Drone. Pesawat tanpa awak ini diciptakan khusus untuk memperkuat keamanan jemaah haji. Mereka memamerkannya di Pameran dan Konferensi Haji 2025 di Jeddah, dan langsung mencuri perhatian sebagai salah satu terobosan strategis dalam sistem pengamanan haji. Wing Drone mulai bertugas penuh pada Haji 2026 (1447 H), sejalan dengan komitmen Saudi yang makin serius untuk meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan jutaan jemaah dari seluruh penjuru dunia.
Wing Drone memang dirancang untuk pemantauan real-time, memantau pergerakan jemaah di titik-titik paling krusial: jalur menuju Makkah dan Madinah, kawasan Arafah, Muzdalifah, Mina, bahkan area sekitar Masjidil Haram. Berbekal kamera dan sensor mutakhir, drone ini bisa menangkap gambar berkualitas tinggi dari udara lalu mengirimkan data ke pusat komando keamanan. Data itu jadi kunci buat petugas—mereka bisa memetakan kepadatan, mengantisipasi penumpukan, dan bergerak lebih cepat kalau ada situasi darurat atau pelanggaran prosedur keselamatan.
Teknologi Wing Drone sendiri bukan alat yang berdiri sendiri. Saudi menghubungkannya dengan sistem komando dan kontrol yang lebih luas. Data dari drone langsung terintegrasi dengan kamera CCTV, sensor di lapangan, sampai sistem analitik berbasis AI untuk membaca pola kerumunan. Dengan pendekatan seperti ini, aparat keamanan bisa ambil keputusan berbasis data—misalnya, mengatur arus jemaah, membuka atau menutup akses tertentu, atau mengarahkan petugas ke lokasi yang butuh penanganan cepat.
Bagi jemaah, kehadiran Wing Drone sebenarnya bagian dari upaya pemerintah Saudi untuk menjaga rasa aman tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah. Karena dipantau dari udara, alat ini tidak menimbulkan kerumunan baru, dan jemaah tetap bisa fokus menjalankan rangkaian manasik. HIMPUH sendiri menilai, teknologi seperti ini memperlihatkan keseriusan Saudi menjadikan haji sebagai model manajemen kerumunan kelas dunia—bahkan bisa jadi rujukan untuk negara lain.
Inovasi Wing Drone juga sejalan dengan target ambisius Saudi dalam Vision 2030: memanfaatkan teknologi cerdas untuk sektor pelayanan publik, termasuk haji dan umrah. Beberapa tahun terakhir, pemerintah Saudi memang gencar memperkenalkan berbagai terobosan—mulai dari aplikasi digital untuk visa dan layanan jemaah, sistem kartu pintar, sampai penggunaan robot dan perangkat otonom di area Masjidil Haram. Kini, hadirnya Wing Drone makin melengkapi deretan pembaruan itu, dan sinyal jelas: Haji 2026 akan ditopang sistem keamanan yang makin modern, terukur, dan didukung teknologi tingkat tinggi.
