Memudahkan Anda Menuju Baitullah

9 Janji Allah Dibalik Ibadah Haji dan Umrah Yang Mabrur

Kategori : Umrah, Haji, Info Umroh dan Haji, Topik Hangat Seputar Umrah, Ditulis pada : 29 April 2026, 09:31:22

Dalam khazanah fikih Islam dikenal sebuah kaidah yang berbunyi, “An-ni’mah bi qadrin niqmah, wan niqmah bi qadrin ni’mah”. Kaidah ini mengandung makna bahwa besarnya kenikmatan akan sebanding dengan pengorbanan yang dijalani. Sebaliknya, setiap rasa lelah dan kesulitan yang dihadapi akan diganti dengan kenikmatan yang setimpal. Prinsip ini menjadi salah satu gambaran universal ajaran Islam, bahwa tidak ada perjuangan dan pengorbanan yang berakhir sia-sia di sisi Allah SWT.

Makna tersebut sangat relevan dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Perjalanan menuju Tanah Suci bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang dipenuhi kesabaran, pengorbanan, serta perjuangan hati. Namun di balik semua itu, Allah SWT menjanjikan berbagai kemuliaan dan pahala besar bagi hamba-Nya yang melaksanakan ibadah tersebut dengan ikhlas dan sesuai tuntunan syariat.

Apabila tidak ada janji agung dari Allah SWT mengenai keutamaan haji dan umrah, tentu Ka’bah dan Masjidil Haram tidak akan dipenuhi jutaan umat Islam setiap tahunnya. Kerinduan menuju Baitullah hadir di hati kaum Muslimin dari berbagai penjuru dunia, tanpa memandang latar belakang profesi, budaya, maupun bahasa. Semua dipersatukan oleh panggilan iman dan harapan akan rahmat Allah SWT.

Berikut beberapa keutamaan ibadah haji dan umrah sebagaimana dijelaskan dalam hadis-hadis Rasulullah SAW.

Haji Menjadi Sebab Diampuninya Dosa

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa orang yang melaksanakan ibadah haji dengan menjaga diri dari perkataan kotor dan perbuatan maksiat akan kembali dalam keadaan suci seperti bayi yang baru dilahirkan.

Rasulullah SAW bersabda:

من حج فلم يرفث ولم يفسق رجع كما ولدته أمه

Artinya:
“Barang siapa melaksanakan haji lalu tidak berkata kotor dan tidak berbuat fasik, maka ia kembali seperti hari ketika dilahirkan oleh ibunya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa haji yang dilakukan dengan penuh ketaatan dapat menjadi sarana penyucian diri dari dosa-dosa.

Foto umroh.png

Umrah Menghapus Dosa, Haji Mabrur Berbalas Surga

Ibadah umrah juga memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah SAW menerangkan bahwa umrah dapat menjadi penghapus dosa di antara dua pelaksanaannya.

Beliau bersabda:

العمرة إلى العمرة كفارة لما بينهما، والحج المبرور ليس له جزاء إلا الجنة

Artinya:
“Umrah yang satu ke umrah berikutnya menjadi penghapus dosa di antara keduanya, dan haji mabrur tidak ada balasan baginya selain surga.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menegaskan betapa besar kemuliaan ibadah haji dan umrah di sisi Allah SWT.

Haji Menghapus Kesalahan Masa Lalu

Dalam sebuah riwayat, sahabat Amr bin Ash RA pernah meminta jaminan kepada Rasulullah SAW agar dosa-dosanya diampuni. Rasulullah SAW kemudian menjelaskan bahwa beberapa amalan besar mampu menghapus dosa yang telah lalu, termasuk ibadah haji.

Rasulullah SAW bersabda:

أما علمت أن الإسلام يهدم ما كان قبله، وأن الهجرة تهدم ما كان قبلها، وأن الحج يهدم ما كان قبله

Artinya:
“Tidakkah engkau mengetahui bahwa Islam menghapus dosa-dosa sebelumnya, hijrah menghapus dosa sebelumnya, dan haji juga menghapus dosa-dosa sebelumnya?”
(HR. Muslim)

Haji menjadi momentum penting bagi seorang Muslim untuk memperbaiki diri dan memulai kehidupan yang lebih baik.

Haji Mabrur Termasuk Amal Terbaik

Dalam salah satu hadis, Rasulullah SAW menjelaskan urutan amal yang paling utama di sisi Allah SWT.

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW ditanya tentang amal terbaik, lalu beliau menjawab:

“Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.”

Kemudian beliau ditanya lagi:

“Lalu apa?”

Beliau menjawab:

“Jihad di jalan Allah.”

Kemudian ditanya kembali:

“Lalu apa lagi?”

Beliau menjawab:

“Haji mabrur.”
(HR. Bukhari)

Hadis ini menunjukkan tingginya kedudukan haji mabrur dalam ajaran Islam.

Haji dan Umrah Menghilangkan Kefakiran serta Dosa

Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Islam untuk melaksanakan haji dan umrah secara berkesinambungan karena keduanya memiliki manfaat besar, baik secara spiritual maupun kehidupan dunia.

Beliau bersabda:

تابعوا بين الحج والعمرة؛ فإنهما ينفيان الفقر والذنوب كما ينفي الكير خبث الحديد والذهب والفضة وليس للحج المبرور ثواب إلا الجنة

Artinya:
“Laksanakanlah haji dan umrah secara beriringan, karena keduanya dapat menghilangkan kefakiran dan dosa sebagaimana api menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Dan tidak ada balasan bagi haji mabrur selain surga.”
(HR. At-Tirmidzi)

Haji Sebagai Jihad Terbaik

Sayyidah Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang amalan jihad bagi kaum perempuan. Rasulullah SAW kemudian menjelaskan bahwa haji mabrur merupakan bentuk jihad terbaik bagi mereka.

Beliau bersabda:

لكنَّ أحسن الجهاد وأجمله الحجُّ حجٌّ مبرور

Artinya:
“Namun jihad yang paling baik dan paling mulia adalah haji yang mabrur.”
(HR. Bukhari)

Hal ini menunjukkan bahwa ibadah haji memiliki nilai perjuangan spiritual yang sangat tinggi.

Jamaah Haji dan Umrah Merupakan Tamu Allah

Rasulullah SAW menyebut jamaah haji dan umrah sebagai tamu Allah SWT yang mendapatkan kemuliaan khusus.

Beliau bersabda:

وفد اللَّه ثلاثة: الغازي، والحاج، والمعتمر

Artinya:
“Tamu Allah itu ada tiga: orang yang berjihad di jalan Allah, jamaah haji, dan jamaah umrah.”
(HR. An-Nasa’i)

Doa Jamaah Haji dan Umrah Mustajab

Selain menjadi tamu Allah, jamaah haji dan umrah juga mendapatkan keutamaan berupa doa yang diijabah.

Rasulullah SAW bersabda:

الغازي في سبيل اللَّه، والحاج، والمعتمر، وفد اللَّه دعاهم فأجابوا وسألوه فأعطاهم

Artinya:
“Orang yang berjihad di jalan Allah, jamaah haji, dan jamaah umrah adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka lalu mereka memenuhi panggilan-Nya. Dan ketika mereka meminta kepada-Nya, Allah akan mengabulkannya.”
(HR. Ibnu Majah)

Karena itu, momen di Tanah Suci menjadi waktu yang sangat berharga untuk memperbanyak doa dan ibadah.

Umrah di Bulan Ramadhan Setara dengan Haji

Rasulullah SAW memberikan keutamaan khusus bagi orang yang melaksanakan umrah pada bulan Ramadhan.

Beliau bersabda:

عمرة في رمضان تعدل حجة أو حجة معي

Artinya:
“Umrah di bulan Ramadhan setara dengan ibadah haji, atau setara dengan haji bersamaku.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan besarnya pahala ibadah umrah yang dilakukan di bulan penuh berkah tersebut.

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id