Bisakah Kita Umrah untuk Orang Lain? Ini yang Harus Kamu Tahu Tentang Badal Umrah!
Bayangkan seseorang yang begitu ingin menjejakkan kaki di Tanah Suci, tapi tak lagi punya kesempatan karena sakit parah, usia yang tak lagi kuat, atau bahkan telah berpulang lebih dulu. Apakah harapannya untuk beribadah di Baitullah harus pupus?
Jawabannya: Tidak! 🤲🏼 Dengan izin Allah, ada jalan untuk tetap mendapatkan pahala umrah, meski mereka tak bisa berangkat sendiri. Itulah yang disebut badal umrah.
Apa Itu Badal Umrah?
Badal umrah adalah ibadah umrah yang dilakukan oleh seseorang untuk orang lain yang tidak mampu melakukannya sendiri. Dalam Islam, konsep ini diperbolehkan bagi mereka yang memenuhi kriteria tertentu.
Siapa yang Bisa Dibadalkan?
Tidak semua orang bisa dibadalkan umrahnya. Hanya mereka yang benar-benar tidak memiliki kemampuan fisik atau telah meninggal dunia yang boleh diwakilkan. Beberapa ulama menetapkan syarat tambahan, yaitu memastikan bahwa orang yang dibadalkan memang memiliki niat umrah sebelum wafat atau jatuh sakit.
Bagaimana Hukumnya?
Hukum badal umrah dibolehkan, sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits Rasulullah ﷺ ketika seorang wanita bertanya tentang ibunya yang telah wafat tetapi belum berhaji. Beliau menjawab:
"Berhajilah untuknya." (HR. Bukhari & Muslim)
Dari hadits ini, ulama menyimpulkan bahwa ibadah badal juga berlaku untuk umrah.
Syarat & Ketentuan Badal Umrah
Seseorang yang ingin membadalkan umrah harus:
✅ Sudah pernah melaksanakan umrah untuk dirinya sendiri.
✅ Menjalankan umrah sesuai tuntunan syariat.
✅ Menyebutkan niat untuk siapa ibadah itu dilakukan.
Apakah Pahalanya Sampai?
Dengan izin Allah, pahala umrah yang dilakukan dengan niat badal akan diberikan kepada orang yang dibadalkan. Ini menjadi bukti kasih sayang Allah kepada hamba-Nya—bahwa ada jalan agar pahala ibadah tetap bisa mengalir meski mereka tak bisa menunaikannya sendiri.
Jadi jika kamu punya orang tua, keluarga, atau kerabat yang ingin umrah tapi sudah tidak mampu, badal umrah bisa menjadi bentuk bakti dan kasih sayangmu kepada mereka. Semoga Allah menerima setiap niat baik dan memudahkan langkah kita semua menuju Tanah Suci. Aamiin. 🤲🏼✨
Sri Agustini